Tips Menangani Laptop Yang Terendam Air

Secara garis besar, cara penanganan laptop yang terendam air hampir sama dengan penanganan laptop yang tersiram air. Hanya tentu saja, karena musibahnya lebih parah, proses pertolongannya juga lebih sensitif dan intensif :) Yang jelas, apabila terendamnya laptop terjadi bukan karena bencana alam atau musibah, maka ini mengingatkan kita agar lebih berhati-hati dalam menjaga dan meletakkan laptop. Membawa laptop sambil berendam di bath tub misalnya, jelas bukan merupakan tindakan yang bijak.

Tips Menangani Laptop Yang Tersiram Air

Pada artikel sebelumnya, mengenai tips dalam meletakkan laptop, salah satu yang amat sangat wajib untuk dihindari adalah meletakkan laptop dekat dengan zat cair. Meskipun sudah berhati-hati sekali pun, ada kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Seperti misalnya keyboard laptop kita tersiram air yang ada di gelas minuman kita. Air biasa mungkin masih termasuk kategori ‘kecelakaan ringan’, tapi bagaimana jika gelas kita tersebut berisi kopi, susu, atau malah minuman bersoda. Wew, gak kebayang deh pokoknya betapa tragis bakalan nasib laptop kita tersebut…

Yang Harus Dihindari Dalam Meletakkan Laptop

Meskipun harganya sudah lebih terjangkau, laptop tetap saja barang ‘mahal’ yang harus kita jaga dengan baik agar tidak mudah rusak. Selain berjaga dalam hal penggunaannya, kita juga harus berjaga dalam hal peletakannya. Jangan sampai kita meletakkan laptop di tempat-tempat yang justru beresiko membuat laptop rusak. Di pinggir jurang misalnya, hehehe. Selain tempat peletakkan laptop, kita juga tidak boleh sembarang menaruh barang-barang di sekitar laptop. Contohnya? Kompor gas!

Mengapa Sebaiknya Menggunakan Tas Laptop?

Sesuai fungsi sebagai pengganti komputer desktop, kita biasanya sering membawa laptop kita kemana-mana. Ke kampus, kafe, kantor, dan sebagainya. Dengan seringnya kita memindahkan posisi laptop, ada kemungkinan kita akan lalai dalam merawatnya. Terutama pada bagian luar atau casing laptop. Bisa saja karena terburu-buru atau tidak hati-hati, kita meletakkannya dengan kasar atau membenturkannya ke tembok atau pinggir meja. Jika hanya sebatas tergores saja mungkin tidak masalah, namun bagaimana jika efeknya sampai ke bagian dalam alias ada hardware yang rusak?

Tips Perawatan Engsel Monitor

Kebanyakan laptop saat ini menggunakan sistem engsel untuk menghubungkan antara LCD / layar laptop dengan bagian hardware / CPU laptop. Engsel ini pula yang bertanggungjawab dalam proses membuka atau menutup layar laptop. Meskipun tidak terlalu kentara, ternyata, seperti halnya bagian-bagian laptop yang lain, elemen engsel ini ternyata juga cukup sensitif. Sehingga, sangat tidak disarankan untuk menutup layar laptop dengan cara menghentakkannya.  Apalagi membantingnya layar laptop tersebut dengan keras. Demikian pula pada saat Anda membuka layar laptop tersebut, Anda harus melakukannya dengan hati-hati dan lemah lembut  :)

Memang, perlakuan yang kasar terhadap engsel laptop tidak akan membuat perangkat hardware laptop kita rusak atau tidak berfungsi. Namun, percuma saja apabila ‘jeroannya’ lancar tapi layar laptop Anda tidak bisa dibuka gara-gara engselnya rusak. Ya, kan? Jadi, ingat baik-baik, perlakukan engsel laptop Anda dengan halus dan teliti seperti layaknya Anda memperlakukan laptop itu sendiri.

Tips Mematikan Laptop Dengan Benar

Seperti halnya peralatan elektronik yang lain, laptop adalah barang yang sensitif dalam hal perawatan dan penggunaan. Kesalahan kecil saja dapat berakibat fatal bagi perangkat hardware yang ada di dalamnya. Salah satu yang mungkin jarang diperhatikan adalah pada saat kita mematikan laptop. Meskipun sistem laptop akan mati secara otomatis apabila laptop ditutup, namun bukan berarti kita bisa seenaknya saja menutup dan membukanya. Anda sebaiknya tidak mematikan laptop pada saat lampu indikator hard disk sedang dalam kondisi berkedip, yang artinya hard disk Anda sedang dalam proses bekerja secara aktif. Mematikan laptop di saat tersebut akan mengakibatkan kemungkinan terhentinya aliran daya listrik ke hard disk yang membuat hard disk berhenti bekerja secara mendadak. Buntut-buntutnya, akan dapat terjadi kerusakan atau gangguan pada sejumlah komponen hardware, termasuk hard disk itu sendiri. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan bahwa laptop sedang tidak bekerja secara aktif sebelum Anda mematikannya.

Tips Menyimpan Laptop Dalam Waktu Lama

Ada kalanya kita butuh menyimpan laptop dalam waktu yang cukup lama. Misalnya pada saat liburan atau sedang berpergian (yang bukan urusan pekerjaan). Jika ini terjadi, setidaknya laptop kita akan beristirahat 3 hingga 7 hari. Meskipun terlihat sepele, namun ada baiknya jika Anda tidak menyimpan laptop secara sembarangan dalam jangka waktu lama karena bisa saja terjadi kerusakan yang tidak diinginkan terhadap laptop Anda tersebut.

Gunakan Cooler Untuk Mendinginkan Laptop

Penggunaan laptop dalam jangka waktu lama atau suhu ruangan yang terlalu panas dapat mengakibatkan naiknya suhu dalam laptop. Jika berkepanjangan, ini dapat mengakibatkan kerusakan fatal pada sejumlah bagian hardware laptop tersebut. Oleh karena itu, penting adanya untuk menjaga kestabilan suhu laptop yang normalnya berada pada batas 5 derajat hingga 35 derajat celcius.